1. Sejarah Pondok Pesantren di Alkhairaat
Pondok Pesantren (Ponpes) Putri Alkhairaat Pusat Palu pertama kali didirikan pada tahun 15 Agustus 1985 oleh Syarifah Sadiyah Aljufri. Beliau adalah anak dari Pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri atau yang dikenal dengan panggilan Guru Tua.
Sebagai ketua Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Pusat, Syarifah Sadiyah Aljufri sering berdakwah ke daerah-daerah di Indonesia Timur. Dalam beberapa kunjungan tersebut beliau sering membawa atau pun dititipkan oleh para orang tua untuk membawa anak mereka bersekolah di Alkhairaat Pusat.
“Mereka tinggal dirumah bersama kami, dan bersekolah di Alkhairaat gratis.”
Seiring berjalannya waktu, para (anak tinggal) pun semakin bertambah. Syarifah Sadiyah Aljufri pun mengambil inisiatif untuk mendirikan Pondok Pesantren yang berada di dalam Komplek Alkhairaat yang merupakan lokasi tanah wakaf dari ibu beliau, Ince Ami.
Lokasi tanah wakaf tersebut dikenal dengan nama Komplek Alkhairaat yang di dalamnya terdapat beberapa tingkat pendidikan, dari mulai Play Grup, Taman Kanak-Kanak (TK), SD, SMP, MTs, SMA, Madrasah Aliyah (MA), SMK, Panti Asuhan, dan Pondok Pesantren Putri Alkhairaat, Masjid Alkhairaat dan Makam pendiri Alkhairaat, Guru Tua dan istri beliau Hj. Ince Ami binti Daeng Sute.
2. Visi Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Pusat
Menjadikan Pondok Pesantren sebagai barometer untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki ilmu dan akhlaqul karimah dalam berbangsa dan bernegara menuju Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Gafur.
3. Misi Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Pusat
– Mewujudkan generasi yang muslimah yang bertaqwa kepada Allah SWT.
– Mewujudkan generasi muslimah yang gemar belajar dan memiliki kemampuan untuk mengamalkan ilmunya, serta terampil dalam berdakwah dan berkarya
– Mewujudkan generasi muslimah yang berilmu, mandiri dan berakhlaqul karimah.
4. Tujuan Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Pusat
Terwujudnya Kader Muslimah Yang Bertaqwa Kepada Allah SWT, Berilmu, Terampil, dan Berakhlaqul Karimah Yang Dapat Menjawab dan Tuntutan Zaman.
5. Persyaratan Masuk Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Pusat
– Mengisi formulir
– Menyelesaikan biaya pendaftaran masuk pondok Rp. 6.500.000 (Enam Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
– Memasukan foto copy ijazah terakhir dan NEM masing-masing 1 lembar.
– Memasukan foto copy Akte Kelahiran 1 lembar.
– Memasukan foto copy Kartu Keluarga
– Memasukan pas foto berjilbab ukuran 2 x 3 dan 3 x 4 masing-masing 2 lembar
– Map plastik 1 buah
– Album besar 1 buah
Di Pondok Pesantren Putri Alkhairaat para Santri diberikan pilihan untuk memilih tingkatan sekolah yang diinginkannya, dari SMP, MTS, SMA, SMK, dan MA, yang berada di dalam Komplek Alkhairaat.
LIHAT DISINI: SEKOLAH/MADRASAH YANG BERADA DI DALAM KOMPLEK ALKHAIRAAT
BEBERAPA FASILITAS PONDOK PESANTREN PUTRI ALKHAIRAAT PUSAT:
Gedung Inap Santri
Kantor Administrasi dan Lab Komputer
Gedung Aula Serbaguna
Lantai atas gedung Aula ini sering digunakan untuk Ruang Pertemuan Santri, Perlombaan dan Seminar. Kapasitas gedung ini mampu menampung hingga 800 orang. Lantai dasar Gedung Aula terdapat Perpustakaan Ponpes Putri Alkhairaat Pusat Palu.
Dibagian belakang terdapat Ruang Kesehatan dan Kamar Pendidik.
Gedung ini juga merupakan Tempat Penitipan Anak (TPA) dan Play Group
Sekolah Menengah Kejuruan Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Pusat Palu
Bangunan Lab Menjahit
Panti Asuhan
Panti Asuhan Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Pusat Palu merupakan lokasi pertama pondok pesantren putri Alkhairaat pertama kali.
Para santri Panti Asuhan tidak dipungut biaya dan mereka dapat bersekolah di SMK Ponpes Putri Alkhairaat Pusat Palu tanpa dipungut biaya.