Home Unisa Palu Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat Terima Istithaah Kesehatan Haji

Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat Terima Istithaah Kesehatan Haji

164
0

Alkhairaat Pusat – Masuknya Blok Kesehatan Haji dan Umrah sebagai salah satu kurikulum di Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat (FK UNISA) Palu, sejalan dengan visi untuk menjadi Program Studi Kedokteran yang Menghasilkan Dokter Berkarakter Islami dan Berwawasan Kesehatan Matra dengan Perhatian Utama pada Kesehatan Lapangan. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi, berupa Pengajaran (Blok Haji dan Umrah), Pengabdian (melakukan pembinaan jemaah haji), dan Penelitian (sudah dilakukan oleh dosen dan mahasiwa tentang kesehatan haji). Demikian disampaikan oleh Dekan FK UNISA Palu, dr. Andi Mukramin Amran, SpRad, pada pembukaan Kuliah Umum Kesehatan Haji Sabtu 1 Februari 2020 di Aula FK Unisa Palu. Untuk itu, beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI yang telah menunjang pelaksanaan kegiatannya sejak awal hingga saat ini.

Sementara itu Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, M.Sc, selaku pembicara tunggal pada kuliah umum tersebut menyampaikan bahwa ada 3 (tiga) pendekatan dalam penyelenggaraan kesehatan haji yaitu: mass gathering, disaster management dan traveler medicine. Untuk itu perlu melibatkan semua keahlian yang terkait dengan ketiga hal tersebut.

Kuliah umum tersebut diikuti oleh sivitas akademika FK Unisa, baik Dekan, Wakil Dekan, dosen-dosen dan seluruh mahasiwa FK Unisa peserta Blok Kesehatan Haji dan Umrah, serta peserta peminat lainnya.

Dalam kesempatan selanjutnya, dijelaskan oleh Kapuskeshaji bahwa ada fenomena di kesehatan haji yaitu tingginya angka Penyakit Tidak Menular (PTM) pada jemaah haji, terutama penyakit jantung, penyakit pernafasan dan penyakit metabolik. Untuk itu pendekatan yang dilakukan adalah melalui pengendalian faktor risiko, terutama faktor risiko yang bisa diubah, antara lain kebiasaan merokok, kurangnya aktifitas fisik, pola makan dengan gizi tak seimbang, obesitas, stress, dan lain-lain.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah melakukan pendekatan promotif-preventif, melalui pembuatan video/vlog sebagai media edukasi dalam pembinaan kesehatan jemaah haji di Kota Palu dan sekitarnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka terkait penyelenggaraan kesehatan haji yang disambut dengan hangat oleh semua peserta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here