Home Berita Habib Idrus Alhabsyi Peristiwa Isra Miraj Hanya Bisa diterima Iman

Habib Idrus Alhabsyi Peristiwa Isra Miraj Hanya Bisa diterima Iman

232
0

Alkhairaat Palu – Peristiwa perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, merupakan peristiwa fenomenal.

Di mana Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah SWT pada malam hari, dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha.

“Bagi orang-orang beriman peristiwa ini akan membenarkanya, tetapi tidak bagi orang -orang tidak beriman,” kata Habib Idrus Alhabsyi, saat membawakan hikmah Isra, miraj Nabi besar Muhammad SAW, yang dilaksanakan SMP Alkhairaat 2 Palu, di Masjid Alkautsar Kompleks Pondok Pesantren Putra Alkhairaat Pusat, Rabu (3/4).

Dia mengatakan, usai melakukan perjalanan Isra Mi’raj tersebut, Nabi Muhammad lalu menyampaikan kepada orang-orang beriman dan kuffar Quraisy. Mereka kuffar Qurais mengatakan Nabi Muhammad SAW gila, bagaimana mungkin hal tersebut bisa terlaksana dalam sekejap saja.

Mendengar hal itu, sahabat nabi, Abu Bakar membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan Abu Bakar menegaskan kepada para kuffar, lebih dari itu, apa yang dikatakan Nabi Muhammad SAW, dipercayainya.

Jadi kata Habib, Allah SWT menceritakan kebesaran , kekuasaan, kehendak-Nya, melalui peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, hanya bisa ditangkap dengan iman.

” Namun seiring perjalanan waktu dan kemajuan teknologi, peristiwa Isra Mi’raj itu dibenarkan para ilmuwan Nasa,” katanya.

Apa sebab kata dia, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan Isra Miraj dari Baitul Maqdis ke Sidratul Muntaha dan dilakukan pada malam hari. Jawabannya, dimulainya perjalanan Isra Miraj dari Baitul Maqdis, sebab hanya di baitul Maqdis memiliki lubang langit (black hold), di perjalankan pada malam hari, karena hanya di malam hari blackhold tersebut, terbuka.

Habib Idrus juga berpesan kepada santri-santri ponpes yang hadir saat itu agar memacu diri untuk terus berlajar.

“Ayo terus belajar, kalian generasi muda jangan habiskan hari-hari kalian untuk bermain saja. Jangan menganggap teman-teman kalian yang selalu mengtraktir atau mengajak me mall adalah teman yang baik. Sebaliknya, itu bukan teman yang baik, karena habis waktu kalian untuk belajar,” tegasnya.

Selanjutnya, Habib menyampaikan secara umum perjalanan Isra Mijraj yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad bertemu dengan nabi lain, hingga kembali ke Sidratul Muntaha.

“Semoga peristiwa Isra Mi’raj ini dapat membuat kita semua semakin mengetahui sejarah Islam dan asal usul salat lima waktu. Maka jangan pernah tinggalkan sholat,” imbuhnya.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan Tilawah, pembacaaan maulid dan kesenian rabana oleh santri Ponpes Putra Alkhairaat.

Selain santri, kegiatan itu juga dihadiri seluruh dewan guru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here