Alkhairaat Pusat – Sebanyak 650 siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Alkhairaat, mengikuti pelaksanaan manasik haji di kompleks Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Jalan SIS Aljufri. Jumat (10/08). Para anak didik tersebut berasal dari TK Alkhairaat yang terjangkau, atau yang berdekatan dengan Kota Palu.

Praktik manasik haji itu dilaksanakan Pengurus Wilayah (PW) Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Sulawesi Tengah.

Para pelajar TK Alkhairaat bersama oran tuanya datang mengenakan pakaian ihram layaknya orang yang sedang berhaji di tanah suci Mekkah.

Selain menjalankan semua rukun haji, pelajar TK Alkhaiaraat juga diarahkan berziarah ke makam pendiri Alkhairaat, Almuqarram H.S. Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua, sembari dituntun berdoa. Kemudian diarahkan melempar jumrah dan tawaf mengelilingi Ka’bah.

Ketua PW WIA Sulteng, Hj. Sy. Sakinah Alhabsyie, mengatakan, praktik manasik haji untuk pelajar TK Alkhairaat merupakan bagian terpenting untuk memperkenalkan sejak dini rukun Islam kelima, yakni menunaikan haji, dengan mempraktikkannya langsung di lapangan.

Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat (PP) WIA, Hj. Sy. Sakinah Aljufri mengungkapkan, proses manasik haji itu merupakan bagian dari pembelajaran agama kepada semua siswa Alkhairaat.

Dia juga berharap agar semua orang tua mengajarkan dan mengenalkan agama Islam kepada setiap anaknya, termasuk semua praktik ibadah tanpa terkecuali, mulai dari shalat lima waktu, puasa, berzakat, infak dan sedekah.

Salah satu orang tua siswa dari Kabupaten Sigi mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan manasik haji yang dilaksanakan WIA. Sebab kata dia, secara tidak langsung mereka sebagai orang tua murid juga sudah turut belajar dan mengikuti semua proses manasik yang dilaksanakan.
“Alhamdulillah walaupun belum mendaftar untuk beribadah haji, tapi saya juga sudah tahu bagaimana rukun ibadah haji itu, walaupun belum sesempurna seperti yang lainnya,” katanya.

Penulis: Yusuf Sagoba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here