Alkhairaat Pusat – Tim Bantuan Medis (TBM) Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu yang tergabung dalam Tim Relawan Medis “Arteria” Fakultas Kedokteran (FK) Unisa Palu mengirimkan empat dokter dan enam sarjana kedokteran dalam membantu penanganan dan pemulihan kesehatan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (9/8/2018)

Tim yang dipimpin oleh dr. Muh. Ikhlas, Sp.B, M.Kes ini membawa sejumlah bantuan dari civitas akademika Unisa Palu.

Selain dokter Muh. Ikhlas, tiga dokter lainnya yakni Muhammad Ali palanro, Arwinda, dan Imam Munandar, sedangkan enam sarjana kedokteran, yakni Pedro Sumampouw, Fika Achmad, Andi Aslinda, Ade Indra, Ichfan Nabiu, dan Putra Rahman hakim

“Ini adalah panggilan hati, di mana kami bekerja sama sekira satu pekan di Lombok,” kata Muh. Ikhlas.

Wakil Rektor I, Ahsan Marjudo mengatakan kegiatan tersebut bagian dari implementasi visi-misi Unisa Palu, Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Visi Misi Alkhairaat.

“Untuk para relawan agar membawa ciri khas FK Unisa Palu, berbasis religi dan bagi yang Islam jangan meninggalkan shalat. Demikian pula yang nonmuslim untuk tetap beribadah,” ungkapnya.

“Kepada para relawan untuk tidak lupa mengirimkan doa dan Al-Fatiha kepada pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua), semoga dengan itu semua, pekerjaan dapat dimudahkan Allah SWT ,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua Program Studi, FK Unisa Palu, dr. Ruslan Ramli menjelaskan bahwa tugas ini adalah sebuah amanah untuk meringankan beban para korban bencana alam.

“Kalian berangkat tanpa ada kata tanya, di mana bisa makan dan bisa tidur. Kalian yang membuat orang di sana bisa tidur nyenyak dan makan dengan baik,” tutupnya.

Penulis: Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here