Sebanyak 7.000 kaum dhuafa dihadirkan Himpunan Pemuda Alkhairaat untuk buka puasa bersama di badan Jalan Sis Aljufri pusat Kawasan Wisata Religi (KWR), Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (11/6).
“Himpunan Pemuda Alkhairaat mengundang 5.000 dhuafa. Namun, yang hadir buka puasa bersama sekitar 7.000,” kata Ketua Umum HPA sekaligus Pimpinan Majelis Akbar Ar Raodha Husen Idrus Alhabsyie saat memberikan keterangan terkait kegiatan sosial-religis itu.
Kata Ucen, sapaan akrab Husen Idrus Alhabsyie buka puasa bersama itu bertujuan meningkatkan kualitas silaturahim antarsesama manusia.

Hal itu juga, sebut dia, sebagai bentuk kebersamaan dan kesolidan antarsesama manusia dan pemeluk agama untuk peduli terhadap dhuafa.

Agama, urai dia, mengajarkan untuk saling membantu, mengasihi dan menyayangi. Karena itu, buka puasa bersama dhuafa tersebut merupakan salah satu tindak lanjut dari nilai-nilai dan pesan agama.
“Kegiatan ini sebagai rangsangan untuk menumbuhkan kebersamaan dan kesolidan agar peduli terhadap dhuafa,” sebut Husen.
Dia mengemukakan ramadhan menjadi momentum yang sangat baik dan strategi untuk berbagi, merefleksikan diri membantu sesama manusia.
Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan sosial-religi buka puasa bersama 7.000 dhuafa.
“Atas keterlibatan semua pihak kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, berlangsung aman dan tertib,” ujarnya.
Jalan Sis Aljufri merupakan pusat Kawasan Wisata Religi Kota Palu. Dikawasan tersebut terdapat pusat pendidikan Alkhairaat, serta masjid yang didalamnya terdapat makam salah satu tokoh pembawa Islam di Sulteng dan timur Indonesia Habib Idrus Bin Salim Aljufri.
Dikawasan tersebut setiap tahun Alumni Alkhairaat dan Umat Islam dari segala penjuru berkumpul melaksanakan Haul Guru Tua. Guru Tua merupakan nama lain dari Habib Idrus Bin Salim Aljufri yang akrab disapa oleh masyarakat Suku Kaili dengan sapaan itu.

Penulis: Muhammad Hajiji

Sumber: AntaraSulteng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here