Alkhairaat Poso – Puluhan siswa baru tahun ajaran 2017/2018 di Madrasah Tsanawiah (MTs) Alkhairaat Poso, terpaksa numpang belajar di Taman Pengajian Al-Quran (TPA) Masjid Al-Furqan, Kelurahan Moengko Lama, Poso Kota.

Pantauan media ini, Jumat (21/07) sekitar 20 siswa MTs tersebut belajar sambil melantai tanpa alas, di ruangan sempit yang berukuran tak lebih dari 5 x 6 meter, serta dengan fasilitas yang serba terbatas.

Pihak sekolah terpaksa melakukan hal tersebut karena bangunan madrasah yang ada saat ini, tidak mampu menampung semua siswa yang berjumlah 140 orang, terbagi 74 laki-laki dan 66 perempuan serta tenaga pengajar sebanyak 16 orang.

Kepala MTs Alkhairaat Poso, Risnawati S. Panti, mengatakan, saat ini, pihaknya baru memiliki lima ruangan, satu diantaranya merupakan perpustakaan yang sekaligus dijadikan ruang belajar dan ruang guru.

“Kami menumpang di TPA ini baru sekitar seminggu. Terpaksa kami lakukan agar siswa bisa tetap belajar,” ungkap Risnawati.

Dia mengakui, sebagian siswa mulai mengeluh, namun pihak yayasan tidak bisa berbuat banyak karena tidak ada anggaran untuk penambahan ruang kelas.

Menurutnya, bangunan yang ada saat ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso, tahun 2013 silam.

“Tidak tahu sampai berapa lama kita pinjam ruangan TPA Masjid. Saya sangat berharap ada bantuan dari Pemda atau pemerintah pusat dalam menyikapi kondisi ini,” harapnya.

Jika ada bantuan, pihaknya telah merencanakan penambahan sedikitnya dua ruang kelas ditambah satu ruang perpustakaan.

Di sisi lain, sekolah yang serba keterbatasan ini, ternyata masuk sebagai sekolah berprestasi. Banyak catatan prestasi yang telah ditorehkan para siswa, diantaranya pernah mengikuti lomba Olimpiade Sains Matematika tingkat kabupaten di Palu tahun 2014, juara umum lomba olahraga Kabupaten Poso, lomba cerdas cermat, lomba ceramah, serta beberapa event lainnya yang digelar Pemkab Poso.


Penulis: Mansur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here