Alkhairaat Bolmut – Sedikitnya 60 peserta Liga Santri Nusantara (LSN) tahun 2016, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), siap bertarung di Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dibuka langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Minggu (28/08).

Selain membuka LSN Regional Sulawesi III, Menpora juga membuka Turnamen Olahraga Bupati Cup Gorontalo. Turnamen ini selain mempertandingkan sepak bola, juga ada pencak silat, bulu tangkis, dan lain sebagainya.

Diketahui LSN 2016 untuk Region III ini terdiri dari dua Provinsi yakni Sulut dan Gorontalo, dengan jumlah keseluruhan peserta sebanyak 1.024, termasuk kontingen Bolmut yang berjumlah 60 orang, terdiri dari perwakilan Pondok Pesantren Alkhairaat Bintauna dan Pondok Pesantren Alkhairaat Bolangitang Barat. Kontingen ini dibawah pimpinan ketua kontingen, KH Harsono Misaalah yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Alkhairat Bintauna. Dan Maneger tim Juman Pontoh selaku pengurus Yayasan Alkhairaat Kabupaten Bolmut. Ke 60 peserta ini, secara resmi dilepas oleh Bupati Drs Hi Depri Pontoh.

Pada kesempatan tersebut, Menpora RI Imam Nahrawi, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo atas terselenggaranya kegiatan ini, yang dipusatkan digelanggang olahraga David-Toni di Limboto.

“Saya mengharapkan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sunguh-sungguh, agar bisa menjadi atlit-atlit yang bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia khususnya di bidang olahraga,” kata Imam.

Pengurus Alkhairaat, Supriadi Goma, S.Pd.I, Senin (29/08), mengatakan, dengan keikutsertaan kegiatan LSN yang di laksanakan di Gorontalo, mensuport sekaligus mengapresiasi atas partisipasi daerah terhadap kegiatan liga santri regional III, yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Menpora.

“Santri kita asal Kabupaten Bolmut, tak diragukan untuk mengikuti ajang ini,” katanya.

Dia pun mengharapkan dengan adanya LSN ini, Pemkab Bolmut, agar dapat mengoptimalkan intervensi program dalam rangka pngembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di daerah ini.

“Agar pada ivent-ivent seperti ini, generasi kita benar-benar siap mengikuti lomba apapun yang sifatnya positif,” ujarnya.


Penulis: Alfagih Mugaddam

Sumber: KotamobaguOnline NuOnline

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here