Alkhairaat – Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di komplek Alkhairaat Pusat dipadati oleh para tamu undangan dan para Abanaul Khairaat, Kamis (8/1) walaupun sepanjang acara berlangsung hujan tak kunjung reda.

Kemeriahan Maulid di Komplek Alkhairaat Pusat

Dilansir dari Kemenang-Sulteng, komplek Alkhairaat telah dipenuhi ribuan anak-anak Alkhairaat, beberapa Pejabat Daerah, Aparatur Sipil Negara, hingga simpatisan Alkhairaat.

“Ada empat hal yang biasa dilakukan oleh Rosulullah SAW ketika hujan; Mensyukuri nikmat turunya hujan, Berdoa ketika sedang hujan, Mengambil berkah dari hujan, dan Berdoa setelah hujan reda,” ucap Sayyid Hasan Alhabsyie, Kamis (8/1), saat dijumpai dilokasi.

Sayyid Hasan, menceritakan sebuah kisah tentang kecintaan seorang perempuan terhadap Rosulullah SAW. Setelah perang Uhud, baru saja kehilangan ayah, saudara laki-laki dan suaminya yang gugur sebagai syuhada. Bukanya meratapi mereka, tapi menanyakan nasib Rosulullah SAW. Setelah bertemu dengan Rosulullah SAW, perempuan itu berkata “Sungguh, kini semua deritaku tak ada artinya, karena engkau (Rosulullah SAW) selamat.”

“Oleh karenanya sesuai dengan tema pendidikan yang diangkat pada Maulid Akbar kali ini, meskipun hujan, dapat kita lihat kecintaan para anak-anak Alkhairaat terhadap Rosulullah SAW,” tutupnya.


Penulis : Alfagih Mugaddam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here