Alkhairaat Palu – Madrasah Aliyah (MA) Alkhairaat Pusat Palu mengukuhkan dirinya menjadi Juara Umum pada Lomba Keterampilan Berbahasa dan Bersastra,

sekaligus merebut piala bergilir Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) itu dari SMA Negeri Model Terpadu (MT) Madani, dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra (Ikamabastra) Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, FKIP Untad, pada 3 s.d. 5 Mei 2013, di pelataran FKIP 14,

Pada kegiatan tersebut, MA Alkhairaat berhasil merengkuh gelar Juara I pada cabang lomba Cerdas Cermat dan Baca Puisi, serta Juara III pada cabang lomba Baca Puisi. Sementara itu, juara bertahan SMA MT Madani harus merelakan gelar itu karena hanya mampu menjadi terbaik kedua dan ketiga di Cabang Lomba Cerdas Cermat.

Pembina Ikamabastra, Dr. Syamsuddin, M. Hum., dalam sambutannya saat penutupan sangat mengapresiasi pada MA Alkhairaat atas prestasi yang diraih. Raihan itu, kata Doktor Lulusan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung itu, membuktikan bahwa iklim kebahasaan dan kesastraan di Sulawesi Tengah, dan Kota Palu khususnya telah tersebar merata. Prestasi yang diraih itu, membuktikan bahwa kebahasaan dan kesasatraan bukan lagi hegemoni sekolah-sekolah tertentu saja.

“Selain itu pula, kegiatan ini tidak lepas dari indikator pengajaran kebahasaan dan kesastraan,” jelas Dr. Syamsuddin.

Indikator itu, sebagi pembuktian manifestasi masyarakat Sulawesi Tengah, terkait kepedulian pada bahasa dan sastra. Lebih lanjut, lomba itu pula menjadi wadah untuk melatih keterampilan siswa dalam hal bahasa dan sastra.

“Olehnya, jadikan ini sebagai ajang silaturrahim untuk merekatkan tali persaudaraan kita,” jelas Dr. Syamsuddin.

Dr. Syamsuddin juga kembali menekankan bahwa raihan yang diraih oleh para peserta membuktikan betapa besar potensi mereka untuk menjadi bahasawan dan sastrawan yang handal. Potensi itu tentu harus terus diolah, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bahasa dan sastra di Sulawesi Tengah, dan negara ini pada umumnya.

“Tentu, kami memberikan apresiasi yang sangat positif. Satu ata dua tahun lagi, kami dengan senang hati akan menunggu kedatangan adik-adik kembali sebagai mahasiswa di program studi ini,” ujar Dr. Syamsuddin.

Sebelumnya, saat pembukaan kegiatan, pada Jumat (3/5), Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Dr. Mohammad Tahir, M. Hum., menjelaskan bahwa ini adalah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) itu, merupakan perlombaan yang ketiga kalinya diselenggarakan. Dan merupakan yang kedua untuk perebutan Piala Bergilir Dekan FKIP Untad.

“Kegiatan ini, harus dijadikan sebagai ajang silaturrahim dan mengasah kemampuan setra keterampilan dalam berbahasa dan bersastra. Semoga adik-adik pelajar mendapatkan hasil yang terbaik,” kata Dr. Mohammad Tahir.

Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP, Dr. Samsurizal, M. Si., menyambut baik terlaksananya kegiatan tersebut. Bagi mahasiswa, kegiatan itu dapat menjadi ajang untuk melatih keterampilan dalam pengelolaan organisasi, dan pembentukan jati diri kepemimpinan.

“Dan bagi pelajar, dapat menjadi ajang untuk mengukur karakter yang dimiliki. Nilai karakter terdiri atas kejujuran, kepedulian, ketangguhan, dan kesantunan. Dan itu akan diuji pada kegiatan ini. Selamat berlomba,” ujar Dr. Samsurizal yang juga membuka langsung kegiatan itu.


Sumber: Media Tadulako

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here