Alkhairaat – Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Ditjen Pendidikan Islam, akan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang dinilai mempunyai keunggulan. Keunggulan dimaksud adalah di bidang penyelenggaraan pendidikan, manajemen pengelolaan, serta keunggulan prestasi lainnya di masyarakat.

Terkait dengan penentuan MDT unggulan tersebut, Dit PD Pontren telah melaksanakan Program Seleksi Madrasah Diniyah Takmiliyah Unggulan Tahun 2014 sejak oktober lalu. Dari 105 MDT yang masuk nominasi unggulan, telah ditetapkan 25 MDT Unggulan dan berhak mendapatkan penghargaan dan akan diumumkan pada Ajang Apresiasi Pendidikan Islam (API) pada 3 Januari mendatang di Jakarta.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Mohsen di hadapan peserta Rapat Kordinasi Direktori Madrasah Diniyah Unggulan, Rabu (03/12) di Wisma Haji Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh para Pejabat Eselon III dan Eselon IV yang menangani Madrasah Diniyah pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi.

Penyelenggaraan Seleksi Madrasah Diniyah Unggulan, menurut Mohsen, bertujuan mendorong dan memotivasi pendidikan keagamaan Islam (Madrasah Diniyah Takmiliyah) untuk terus meningkatkan layanan pembelajaran yang bermutu kepada masyarakat.  Selain itu untuk memberikan penghargaan atau reward kepada masyarakat yang secara mandiri telah berhasil mengembangkan Madrasah Diniyah Takmiliyah.

“Program Seleksi Madrasah Diniyah Unggulan merupakan  bagian dari upaya peningkatan mutu terhadap pendidikan yang penyelenggaraanya bertumpu pada kekuatan masyarakat dan memberikan rangsangan,  memicu semangat para Pengelola Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk terus meningkatkan mutunya”, tegas Mohsen.

Sebagaimana diketahui Direktorat Pdpontren telah melakukan serentetan proses Seleksi Diniyah Unggulan yang melibatkan semua pejabat yang menangani pendidikan Diniyah di Kementerian Agama Kabupaten/Kota.  Dari hasil seleksi telah terjaring 105 MDT yang dinilai mempunyai keunggulan. Melalui seleksi berkas dan penilaian skoring instrumen, maka tim seleksi memutuskan ada 25 MDT yang dinyatakan layak diberikan penghargaan sebagai Madrasah Diniyah Takmiliyah Unggulan.

Pria yang juga pernah menjabat Kakanwil Sulawesi Tengah ini menegaskan bahwa ke-25 MDT Unggulan tersebut akan dinobatkan sebagai MDT percontohan bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah lainnya di Indonesia. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat dan Madrasah Diniyah Takmiliyah dapat mengikuti jejak prestasi mereka.

Sebagai wujud apresiasi, lanjut Mohsen, ke-25 MDT akan didokumentasikan profil, karya, dan prestasinya dalam sebuah Direktori Madrasah Diniyah Takmiliyah Unggulan. Direktori ini akan memuat sisi kekuatan dan keunggulan masing-masing Madrasah Diniyah Takmiliyah sehingga masyarakat dapat membaca dan menjadikan contoh yang patut ditiru sebagai MDT terbaik.

Pada kesempatan itu, Mohsen juga memastikan akan memberikan penghargaan secara khusus kepada MDT peraih ranking pertama pada ajang Apresiasi Pendidikan Islam yang diselenggarakan oleh Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.

Sementara itu, Mamat Salamat Burhanudin, Kasubdit Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah berharap kegiatan Program Seleksi MDT Unggulan tersebut dapat terselenggara secara kontinyu tiap tahun sekali sebagai bentuk konkrit keberpihakan dan apresiasi Kementerian Agama terhadap MDT.

“Kami senang dan bangga terhadap para Pengelola MDT atas semangat dan dedikasi yang tinggi dalam mengembangkan Madrasah Diniyah Takmiliyah walau serba dalam keterbatasan”, kata Mamat.


Sumber : Kementeriaan Agama Republik Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here