Alkhairaat – Pengurus Wilayah Himpunan Pemuda Alkhairaat (PW HPA) Sulawesi Tengah meminta sikap tegas aparat penegak hukum untuk memberantas penjualan minuman keras (Miras) disejumlah swalayan. Pemberantasan Miras tersebut dipandang bisa menjadi salah satu solusi penting untuk meminimalisir konflik yang sering terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Menurut Sekretaris PW HPA Sulteng, Dedi Irawan, Ahad (7/12), miras selain dapat menjadi sumber konflik juga diharamkan dalam Islam.

Dia menyayangkan jika Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu dan Kabupaten Sigi hanya berdiam diri dengan kondisi tersebut. Padahal kata dia, MUI merupakan lembaga yang memiliki kekuatan untuk merekomendasikan pemberantasan Miras tersebut.

Kekecewaan yang sama juga ditujukan kepada pihak kepolisian yang diniliainya memihak pada penjualan Miras.

Dedi mengaku, HPA tidak memiliki wewenang untuk melakukan razia, yang bisa dilakukan adalah menyuarakan dan mendukung serta siap membantu usaha pemberantasan Miras.

“HPA hanya ingin Kota Palu dan Kabupaten Sigi menjadi daerah yang bebas dari bahaya Miras”, tutupnya.


Penulis : Yusuf Sagoba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here