Alkhairaat Pusat – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Alkhairaat, Lukman Taher menyatakan Alkhairaat menyiapkan kawasan ekonomi khusus (KEK) dengan tujuan meningkatkan kemandirian keuangan.

“Selama ini pendapatan Alkhairaat jarang surplus sehingga dibutuhkan terobosan,” kata Lukman Taher di Palu, Rabu (18/6/2014).

KEK tersebut direncanakan menjadi sentra program masyarakat seperti Genta (Gerakan Cinta Alkhairaat), SMS Peduli Alkhairaat, Optika Alkhairat dan Perbankan Alkhairaat. Sebagai contoh, program Genta Alkhairaat adalah kegiatan penggalangan dana dari masyarakat dari internal anggota Alkhairaat maupun yayasan lainnya.

“Minimal satu kali seumur hidup kita sumbangkan dana ke Alkhairaat dan uangnya akan dikelola lagi untuk kesejahteraan umat baik di sektor pendidikan atau kesehatan,” katanya.

Adapun program SMS Alkhairaat bertujuan menggalang dana dari masyarakat muda melalui sumbangan via telepon genggam. Sedangkan program Optika Alkhairaat ini bertujuan membangun jaringan bisnis penyediaan kaca mata di 13 provinsi yang terdapat cabang Alkhairaat.

“Bisa saja kita sumbang Rp 50 melalui SMS tapi kalau jumlahnya jutaan orang bisa banyak,” lanjutnya.

Selanjutnya, perbankan Alkhairaat memiliki sistem Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang berprinsip syariah karena dana yang dikelola masih relatif kecil.

Lukman mengatakan KEK Alkhairaat akan mengumpulkan dana Rp 25 miliar selama sekitar dua tahun. Uang tersebut akan disimpan di bank syariah dan dana bagi hasilnya dikelola untuk membuat usaha yang bertujuan mensejahterakan masyarakat.

Rencana kawasan ekonomi khusus itu sudah disetujui oleh Ketua Utama PB Alkhaiaat Habib Saggaf Aljufri dan jajarannya.

“Nanti menjelang Haul Guru Tua kita akan luncurkan KEK Alkhairaat,” tegas Lukman.


Sumber : Rima News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here