Alkhairaat Jakarta – Sulteng (Humas) Menyikapi belum ditetapkannya Hari Santri Nasional, Direktur Pontren dan Pendidikan Diniyah Kementerian Agama DR. H. Mohsen, MM, menjelaskan bahwa untuk itu Kementerian Agama telah merampungkan draft Keputusan Presiden, namun selain hal ini masih perlu dilkomunikasikan dengan pihak-pihak terkait, juga tentunya kami masih menunggu penetapan Menteri Agama pada Kabinet Jokowi-Jusuf Kalla.

Lebih lanjut H. Mohsen memaparkan bahwa alasan mengapa Presiden RI Joko Widodo belum mengumumkan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional, karena Presiden Jokowi menginginkan penetapan Hari Santri Nasional tidak hanya sekadar perayaan, namun ada perbuatan riil yang bisa bermanfaat bagi para santri.

H. Mohsen menambahkan bahwa Presiden Jokowi ingin melakukan aktivitas yang substansial yang berkaitan dengan pembangunan pesantren, dengan memajukan level pendidikan untuk para santri dan ekonomi umat, sehingga nantinya akan ada serangkaian kegiatan yang puncaknya adalah penetapan hari santri itu, kata H. Mohsen mengakhiri wawancara dengan Humas Kemenag Sulteng.


Penulis : Admin
Sumber : Kemenag Sulteng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here